MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM MATERI Q.S. AT-TIN DENGAN MENERAPKAN MODEL PEMBELAJARAN KOLABORASI

Muhammad Fatih

Abstract


Seorang pendidik selain harus menguasai pelajaran dan juga harus memiliki kemampuan untuk memilih dan menggunakan metode dan media pembelajaran secara tepat untuk digunakan dalam proses pembelajaran. Karena yang menjadi kendala sampai saat ini adalah siswa sering tidak memahami pelajaran yang disampaikan oleh guru karena guru mengalami kesulitan dalam menentukan metode apa yang cocok untuk dipakai dalam penyampaian materi. Hal tersebut tidak lain karena para guru kurang tepat dalam memilih dan menggunakan metode pembelajaran. Hal tersebut juga terjadi di kelas V pada SDN Natai Sedawak 1 Sukamara. Model pembelajaran yang digunakan oleh guru mata pelajaran PAI biasanya hanya menggunakan model Pembelajaran konvensional/tradisional yaitu ceramah, tanya jawab, dan lain-lain. Sehingga para siswa terlihat merasa bosan, perhatian dan minat belajar mereka kurang dalam proses belajar mengajar tersebut, sehingga hasil belajar merekapun kurang memuaskan. Dengan menerapkan model pembelajaran Kolaborasi  diharapkan siswa yang semula dalam suatu kegiatan kelompok hanya duduk diam dan pasif, ini bisa mengungkapkan dan mengutarakan pendapat atau hasil gagasan pikirannya, sehingga tidak akan ada lagi dalam suatu kegiatan kelompok hasil diskusi merupakan hasil pikiran 1-2 orang saja tetapi seluruh anggota kelompok ikut serta dalam menyelesaikan tugas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penggunaan model pembelajaran Kolaborasi  dalam pembelajaran PAI Materi  Q.S. At.Tin dapat meningkatkan Prestasi belajar dan keaktifan Pada Siswa Kelas V SDN Natai Sedawak 1 Sukamara Tahun Pelajaran 2021 /2022. Data yang diperoleh berdasarkan hasil penelitian ini menyebutkan bahwa sebelum diterapkan model pembelajaran Kolaborasi  hasil belajar yang diperoleh adalah dari 8 siswa kelas V yang dinyatakan tuntas dalam belajar hanya 3 siawa atau 37,5  % dan 5  siswa atau 62,5  % dinyatakan tidak tuntas dalam belajar, karena nilai yang diperoleh masih di bawah KKM, yaitu 65. Setelah peneliti menerapkan model pembelajaran Kolaborasi  dalam pelajaran PAI Materi Q.S. At.Tin Prestasi dan keaktifan belajar siswa mengalami peningkatan. Hal ini dapat dilihat pada data masing-masing siklus. Secara garis besar peningkatan Prestasi belajar siswa dalam pembelajaran PAI dari kondisi awal ke siklus I sangat signifikan yaitu dari 37,5  % menjadi 50 %. Peningkatan dari siklus I ke siklus II juga cukup baik yaitu dari 50 % menjadi 100 %.atau 8 siswa tuntas. Penerapan model pembelajaran Kolaborasi terbukti dapat meningkatkan keaktifan prestasi dan keaktifan belajar Pada Siswa Kelas V SDN Natai Sedawak 1 Sukamara Tahun Pelajaran 2021/2022. Berdasarkan data di atas, maka disarankan untuk 1) Guru harus ekstra memperhatikan tingkah laku siswa agar suasana kelas tetap kondusif, 2) Penerapan model pembelajaran Kolaborasi ini sebaiknya juga dikembangkan dalam kelas lain bukan hanya di kelas V SDN Natai Sedawak 1 saja.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.