UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA SURAH AL FALAQ METODE DRILL SISWA KELAS 4 SDN TALAN

Fahriani Fahriani

Abstract


Pembelajaran membaca Al-Quran sudah seharusnya diajarkan kepada setiap peserta didik muslim di semua jenjang pendidikan seperti Sekolah Dasar (SD). Pembelajaran membaca Al- Quran merupakan salah satu materi pada mata pelajaran agama Islam di sekolah untuk memberi bekal kepada siswa cara membaca Al-Quran yang benar, sesuai dengan kaidah-kaidah ilmu tajwid. Pada jenjang tersebut pembelajaran Al-Quran masih menekankan pada kemampuan membaca Al-Quran dengan tepat dan lancar, belum mengarah kepada pemahaman mendalam terhadap makna ayat atau isi kandungan Al-Quran.

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah “Apakah penggunaan metode drill dapat meningkatkan kemampuan membaca Al-Quran siswa kelas IV SD Negeri Talan Kecamatan Banua Lawas Kabupaten Tabalong?”. Adapun tujuan dari Penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan membaca Al- Quran melalui penggunaan metode drill pada siswa kelas IV SD Negeri Talan Kecamatan Banua Lawas Kabupaten Tabalong. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan 2 siklus. Setiap siklus terdiri dari 2 pertemuan. Pengumpulan data menggunakan tes membaca, dan analisis data menggunakan rumus persentase.

Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa penggunaan metode drill dapat  meningkatkan kemampuan membaca Al-Quran siswa kelas IV SD Negeri Talan Kecamatan Banua Lawas Kabupaten Tabalong. Hal ini terlihat dari kemampuan membaca Al-Quran siswa yang mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II. Sebelum penggunaan metode drill, persentase ketuntasan tes membaca Al-Quran sebesar 26,92 %, sedangkan pada pos-test 1 persentase ketuntasan sebesar 65,38% dan pada pos-tes 2 sebesar 88,46%. Peningkatan ketuntasan dari pre-tes ke pos-tes 1 sebesar 38,46 dan dari pos-test 1 ke pos-test 2 sebesar 23,08%.Padasiklus I diperoleh N-Gain score 0,46 dan pada siklus II diperoleh N-Gain score 0,62. Hal ini berarti terjadi peningkatan dari siklus I kesiklus II yaitu 0,16 dan menjadi gain  score sedang. Peningkatan ini terjadi karena ketelaksanaan pembelajaran pada siklus II lebih baik jika dibandingkan dengan siklus I.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.