THE PERSONALITY OF THE MAIN CHARACTERS IN THE FILM “MULAN” DIRECTOR NIKI CARO

Dinda Salsabila, Marudut Bernadtua Simanjuntak, Sutrisno Sutrisno

Abstract


Pada saa ini perkembangan  karya sastra di Indonesia sangat penting karena menjadi hal yang utama. Karya sastra adalah sebuah karya yang terlahir dari imajinasi dan kreativitas seseorang yang memiliki potensi untuk mengekspresikan pikirannya melalui seni untuk menunjukan sebuah makna yang dapat di pahami oleh intuisi dan perasaan. Film merupakan karya sastra yang juga masuk kedalam sebuah drama. Cerita yang disajikan film tersebut tidak akan berarti tanpa kehadiran tokoh-tokoh di dalamnya. Sistem yang digunakan dalam eksplorasi ini adalah perangkat studi literatur dan evaluasi deskriptif kualitatif. Film ini memiliki kecenderungan untuk mempelajari ciri-ciri wanita yang selalu dianggap lemah oleh pria, yang menghasilkan 3 kategori diantaranya mempelajari sifat wanita, mengetahui kelemahan wanita, menjadi wanita tangguh. Berdasarkan meta-analisis dari semua data literatur yang ada, dalam film “Mulan’” memiliki konsep emansipasi dan feminisme wanita. Hal ini dapat dilihat dari beberapa adegan Mulan yang membuktikan bahwa perempuan setara dengan laki-laki. Tokoh utama dalam film “Mulan” memiliki konsep perjuangan untuk membela hak-hak perempuan sebagai manusia seutuhnya. Mulan ingin membuktikan bahwa perempuan bisa mandiri dan bisa melindungi diri dan keutuhan kerajaannya melalui perang. Masyarakat pada masa kerajaan masih lekat dengan sistem patriarki. Film ini memiliki makna bahwa bukan seorang laki-laki saja yang kuat dan tangguh tetapi seorang perempuan juga bisa melakukan peran laki-laki.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.