YOUTH PERSPECTIVE AND MORAL VALUES IN "SPIDER-MAN: NO WAY HOME"

Nabila Ufairah Sjah, Marudut Bernadtua Simanjuntak, Joiman Berkat Waruwu

Abstract


Film adalah serangkaian gambar yang dapat bergerak dan membentuk sebuah alur cerita. Salah satu perusahaan yang memproduksi film-film terkenal di Hollywood adalah The Walt Disney Company, salah satu anak perusahaan yang terkenalnya adalah Marvel Comics. Di dalam film Marvel dikenal dengan nama Marvel Cinematic Universe, yaitu tempat atau universe berkumpulnya para superhero buatan Marvel, contohnya adalah Avengers. MCU tidak terlepas dari sebuah film yang berlatarkan seorang superhero muda, yaitu Spider-Man. Spider-Man: No Way Home menjadi sekuel yang dinantikan para pecinta film superhero Marvel, dengan tokoh utama Spider-Man (Peter Parker). Dengan tokoh utama termuda di Marvel, film ini menarik minat kaum muda untuk menyaksikannya di layar lebar karena ceritanya dianggap “relate” dengan kehidupan remaja, seperti kekeluargaan, persahabatan, percintaan, hingga rasa tanggung jawab. Spider-Man menjadi karakter dalam rumah produksi Marvel dengan usia karakter utama yang paling muda. Selain itu, dalam film ini menyampaikan nilai moral yang dikemas dengan baik dan memudahkan penonton untuk memahaminya.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.